www.dian-mandala.org

Tahun Politik: Pesta Demokrasi Mengupayakan Bonum Commune



Oleh: Fransiskus T. S. Sinaga, S.Ag., M.Th.
(Ketua STP Dian Mandala Gunungsitoli)
Paus Fransiskus dalam salah satu homilinya di Domus Santa Martha mengatakan bahwa seorang Katolik hendaknya ikut terlibat dalam bidang politik dengan memberikan yang terbaik dari dirinya. Politik bukanlah barang haram dan barang kotor yang harus dihindari dan dijauhi. Berpolitik adalah upaya setiap orang untuk memperjuangkan bonum commune, bukan hanya kesejahteraan kelompok dan golongan serta daerah tertentu tetapi kesejahteraan bersama. Pancasila dan UUD 1945 menjadi penggagas dan penjamin untuk tujuan luhur tersebut. Kitab Hukum Kanonik dengan lugas mengatakan bahwa politik merupakan jalan kesalehan dan kekudusan. Karena itu, umat beriman diutus berpolitik sebagai jalan keselamatan. Umat beriman berkewajiban untuk menyempurnakan tata duniawi dengan semangat Injili (KHK kan. 225,2).
Dalam Ajaran Sosial Gereja (ASG) juga menyadarkan kita bahwa berpolitik menjadi salah satu cara untuk beramal dan berkarya demi melayani kepentingan umum. Akhirnya, politik membutuhkan etos dan moralitas yang cakap. Kecakapan seperti ini membuat kita siap menyongsong pesta politik tahun 2018. Dengan demikian, setiap kita memiliki kepentingan dan hubungan dengan politik. Kita harus merasa bertanggung jawab untuk berpartisipasi dalam politik sesuai dengan kecakapan dan kemampuan kita masing-masing. Oleh karena itu, marilah menyongsong dan merayakan pesta rakyat/demokrasi dengan gembira, damai, dan penuh persaudaraan tanpa saling menghujat, mendiskritkan, merendahkan, dan meneror satu sama lain. Kita adalah pancasila dalam bingkai NKRI yang ber-Bhineka Tunggal Ika, karena perjuangan dan cita-cita luhur kita yakni bonum commune atau kesejahteraan bersama dari Sabang sampai Merauke.


Share this post :
 
Copyright © 2015-2018. Sekolah Tinggi Pastoral Dian Mandala - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger - Posting